randomize

wake up in the morning, doing routines and sleep again. Now,  Break a routines, doing random, and feel different. When you take a picture with your camera or something, Feel the emotion and tell everyone what you feel or you care.

babythis photo i take in car free day in Dago, Bandung. They not sibling and even don’t know each other

Continue reading

Barudak Bandung (Bandung People)

Barudak adalah bahasa sunda untuk orang di suku sunda, salah satu suku dari sekian banyak suku yang berpencar di Indonesia. Bila di salah satu postingan saya terdahulu, saya mebahas orang jakarta yang sangat sibuk sekarang saya membahas orang bandung atau biasa di sebut dengan orang sunda. Minggu yang sangat ngantuk, disertai anak photost dari berbagai angkatan. Akhirnya saya, wira, hardo dan beberapa teman saya yang lainnya pergi keliling bandung. Dengan polosnya tidak tahu arah akhirnya kita menancap gas, sampe di simpang lima akhirnya kita memutuskan kedaerah kosambi. Di daerah kosambi, akhirnya muter-muter beberapa lab untuk keliling mencari objek foto yang bisa di abadikan.

Pertama saya niatnya ingin mengambil foto asap ngebul dari bus Damri yang sudah sangat tua, tapi ternyata damri itu tidak kunjung datang. Dan akhirnya saya berkeliling di kisaran kosambi. Akhirnya saya menemukan 4 orang didaerah sana. Barudak Bandung yang mempunyai pekerjaan yang berbeda-beda.

Continue reading

483th of Jakarta

22 juni, jakarta akhirnya berulang tahun lagi. Tahun ini dia sudah menginjak umur 483 tahun. Umur yang cukup tua, mungkin bukan umur yang bisa di gapai sama manusia. Di saat jakarta berulang tahun, saya akhirnya memutuskan untuk mengenal lebih jauh yang namanya jakarta ini. walaupun tidak ke seluruh pelosok jakarta, tapi saya mendapatkan pengetahuan baru tentang jakarta.  Ternyata jakarta menyimpan banyak rahasia, apakah kamu tahu kalo di kota ada terowongan bawah tanah untuk mencapai terminal transjakarta. Apakah kamu tahu kalo di harmoni ada banyak jalur transjakarta yang menyambungkan koridor-koridor?Tahukah kalo transjakarta ada kartu membernya?Dan banyak lagi seluk beluk jakarta  yang gw baru tahu pas kemaren keliling jakarta.

Perjalanan saya adalah dari kp.melayu – pasar baroe – harmoni – sarinah – sabang – kota – dukuh – dan pulang ke rumah. Dan dari jam 11 sampai jam 10an di rumah. Saya menemukan topeng monyet yang ternyata masih banyak digemari, menemukan musisi jalanan dengan saxpphone, menemukan hingar bingar jakarta dan kehirupikukan jakarta. Bagaimana kasus pelecehan di transjakarta dan kebijakan memisahkan kaum hawa dan adam pada saat jalur antri. Dan berbagai hal-hal yang menyenangkan dan baru untuk saya. Biasanya saya hanya melewatinya dengan mobil, tetapi sekarang saya lebih dekat lagi dengan mereka, bercerita dan mengabadikan. Jakarta oh jakarta. Walaupun matahari berganti bulan dan selalu menjadi tempat persinggahan banyak orang, dimana kau menjadi pusat belanja, pusat kemacetan, pusat banjir dan pusat semuanya. Jakarta tidak pernah mati, semoga kamu selalu menjadi lebih baik terus Jakarta

huryJakarta, hampir semua orang disini terburu buru. mengejar sesuatu. orang-orangnya tak pernah mati seperti kotanya.

Continue reading

Jakarta People

Jakarta atau biasa di kenal dengan ibu kota dari Indonesia. Sudah banyak orang yang keluar masuk kekota ini, untuk mencari peruntungan atau sudah lahir dan berkembang biak di kota ini. Hampir setiap tahunya penduduk di kota ini bertambah, seiring dengan dengan acara yang bernama mudik, setiap kepala keluarga yang pulang, atau pembantu rumah tangga yang pulang di barengin “bawaannya” yang ikut memenuhi populasi ibu kota jakarta. Mencari peruntungan atau ingin mendapakan kehidupan yang lebih bagus menjadi alasan kuat untuk hijrah ke jakarta.

Tidak hanya itu, Jakarta juga terkenal dengan kekejamannya, jakarta keras lebih keras dari beton mungkin. Sesuai dengan anekdot dari Jakarta adalah, Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. Tetapi di 22 Juni 2010, Jakarta sudah melalui 488 tahun, menjadi jakarta yang sekarang. Dipenuhi oleh skycrapper dan dipenuhi dengan perantau yang mencari peruntungan yang memberikan benih-benin ketidak jelasan, sehingga membuat penduduk jakarta harus lebih kreatif untuk bertahan hidup. Memilih banyak lapangan pekerjaan, sesuai dengan kemampuan yang ada dari kampung halaman. Di jalanan yang keras, mereka mencari “kupon sesuap nasi”.

Saya memulai perjalan ini jam 10 pagi untuk mengenal seperti apa orang yang ada di jakarta ini.

Continue reading