Purwa Wiwitan Daksina Wekasan

Selasar Sunaryo Art Space

Setelah baca tweetnya si arbain rambey, gw emang niat banget mau liat pamerannya. Semacam penasaran, dan kebetulan gw akan kebandung.Tapi karena ngeliatnya tweetnya sekelebat dan tingkat kesotoyan yang tidak bisa membedakan selaras dan selasar, dan ngotot dalam pikiran sendiri kalo karya bagus tempatnya di selasar, maka pergilah gw ke selasar sunaryo. Nyatanya, pas sampe sana, tempat penuh dengan para tamu dan gw berasumsi, ini acara bakal keren banget dan ditunggu. Dengan percaya diri, gw dan temen masuk saja seperti tamu kebanyakan dan melihat mading disana tapi tidak ada posternya arbain rambey, dan tidak ada pameran foto sedikitpun, dengan tidak ada curigapun akhirnya tetep saja maju melangkah ke meja penerima tamu. Eng Ing Eng, ternyata ini acara yang salah, bukan acaranya arbain rambey, tapi ternyata acara ini agak membingungkan acara apakah ini, karena agak bingung, akhirnya kita berdiskusilah dan memutuskan untuk masuk aja, melihat pameran siapa tau seru.

Setelah masuk, ternyata acara dimulai jam 17.00 dan kami datang jam 16.00, kecepatan sejam tapi kalo kita pergi dulu akan memakan waktu untuk ini itu, maka kita memutuskan untuk stay sambil charge dan melakukan banyak hal yang bisa dilakukan. Setelah jam 17.00, akhirnya turunlah kita ke panggung yang cukup unik di selasar sunaryo ini (terima kasih pak sunaryo). Acara dibuka dengan sambutan dari empunya tempat, pak sunaryo, lalu dari kurator, trus yang punya acara ayah dan anak Haryadi Suadi dan Radi Arwinda, beserta keluarga yang memasuki tempat ini. Lalu disusul dengan teatrikal yang saya lupa namanya dengan kolaborasi dari ayah dan anak pula. Pokoknya sepanjang acara ini disuguhi dengan banyak acara ayah dan anak, sunggu sangat ikatan famili dan emosional dalam pameran kali ini. Setelah teatrikal dan pembacaan sajak yang sangat lucu, menghibur dan penuh arti, kita juga mendapatkan suguhan tarian yang jenaka.
Dan akhirnya rangkaian pembukaan ditutup dengan pembukaan galery untuk pameran dan pembukaan galery dari rumah yang punya pameran. Sangat menyenangkan! kalian harus datang kesini untuk menikmati visual yang memanjakan mata!

Pembukaan acara oleh pak sunaryo

Sambutan oleh pak suadi

Setelah suadi, anaknya radi yang juga berkolaborasi memberikan sambutan

Pelukan yang hangat antar anggota keluarga, karena acara ini telah dibuka

Suadi dan keluarga berada di barisan tamu

pemotongan tumpeng sebagai simbolis pembukaan

pencucian kaki bapak ke anak, sebagai tanda bakti

teatrikal pembacaan sajak

tarian pada teatrikal

salah satu bagian dari teatrikal, yaitu penggambaran suasana dikala itu

animo tamu yang sedang memadati selasar sunaryo

Pencucian kaki suadi, sebagai tana kami menghormati beliau sebagai seniman senior

dan pelukan hangat antar saudara seseniman

karya-karya kolaborasi ayah dan anak, suadi dan radi

Tamu dengan latar belakang, karya suadi dan radi di atas karpet

instalasi karya suadi dan radi

instalasi radi dan suadi, dengan nuansa pop culture yang kekinian

Salah lain instalasi dengan menggunakan konsep sesembahan dengan dewa asal suadi dan radi

suasana dalam ruang pameran

karya ini adalah salah satu yang paling gw suka, instalasi pada rusa!

ini karya yang dibuat dengan tema pop culture dengan ambient jepang, alare yang campurkan dengan konsep dari radi dan suadi. ciamik!

Penjelasan karya dari Haryadi Suadi dan Radi Arwinda, dan tv buat pemutaran video tentang mereka

purwa – wiwitan

Salah satu karya yang paling gw suka dari semua karya yang dipajang saat itu

Pak suadi di tengah kerumunan

Radi ditengah kerumanan

Memasuki area koleksi pribadi dari keluarga suadi

koleksi spawn, ini karakter udah lama banget dan udah jarang nongol di TV, tapi radi punya koleksi segini banyak! gokil men!

tron!

ini koleksi kartu dragon ball Z, gokil men!

Wayang macam si cepot, tapi beda karakter

TV ini sangat kece!

Suasana ruangan koleksi keluarga suadi

Kalo ini koleksi action figure yang lainnya, ada dragon ball, arale dan anime lainnya

Goku in saiyan!

anak kecil ini sangat menggemaskan >,<

saya dan pak suadi dan istrinya :D

Perjalanan ini sebenernya berawal dari kesotoyan dan nyasar, jadi sebenernya nyasar itu adalah hal yang bagus seperti kata NATGEO Adventur, get lost! so i am, after i got lost, i found someplace which wonderful. Mungkin saya akan mencari tempat yang mencari dilain kota, tapi acara ini sangat saya sukai, menginspirasi dan menghibur mata dan batin. Tinggal ke jakarta yang ada Jakarta 32c di galeri nasional, semoga sempet untuk mampir kesana. Terima kasih untuk selasar sunaryo yang menyediakan acara sekece ini, Suadi dan arwin, ayah anak yang kece dan keluarganya yang gokil!, olin yang menjadi temen seharian sekaligus temen kerja dan siapapun yang bikin hepi :))

ps. hello my reader, thanks for subscribe my blog :p . btw i lot of a project, keep in touch fellas :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s