Pikiran acak

For a long time, i come back to Jakarta, yeah, im in jakarta now. Kehidupan di Jakarta sebenernya asik ga asik, pertama ga asiknya adalah kita harus mulai bersahabat dengan amcet dan udara panas serta asap-asap kendaraan. Asiknya adalah, ini kota ga pernah mati, dan hidup selama 24 jam. Tapi berhubung gw anak rumahan, jadi ga ngaruh -,-” . Tapi overal sih ke Jakarta adalah ketemu dengan teman lama, dan banyak menghabiskan waktu dengan keluarga.

Dan seringnya pergi dengan berkendaraan umum, menjadikan saya tidak ada kegiatan kecuali berdiri sambil naik kendaraan umum, ngayal dan melihat tingkah laku penumpang yang lainnya, terkadang unik, atau nyebelin. Seperti setiap pagi, ada saja orang yang tingkahnya aneh, seperti dorong-dorongan atau ngedumel atau juga tatapan keseseorang dengan tatapan aneh. Dan di antara semua itu yang paling males adalah saat disebelah kamu orang yang belum mandi, atau mandi kurang bersih atau emang dia suka mengeluarkan bau tak sedap dari badannya, itu menyiksa hidup sepanjang perjalanan -,-” .

Suatu pagi, gw jalan keluar komplek untuk memulai hari gw untuk mencari emas : D. Dan Di tengah jalan, gw dapet boncengan haha, senengnya ga usah jalan kedepan komplek, tinggal naik motor hehe. Dan berhubung gw biasanya di bandung, jadi mungkin orang masih kaget ya kalo gw di jakarta, ngiranya gw lagi liburan atau sekedar pulang saja. Dan mereka tidak sadar kalo gw sekarang udah kepala 2, malah udah mau kepala 3 (Yang terakhir gw boong *muka serius*). Yah setidaknya gw udah lulus men, dan mereka malah bilang ” kok cepet banget sih lulusnya, ga ambil S1 ya?” oh meeen, ini aja gw udah telat lulus, dan lo bilang gw kecepatan, ya salam~.

Dan setelah obrolan itu, pikiran gw jadi melayang dan berpikir yang banyak tentang hidup dan tentang pekerjaan gw. Hmm sedikit menarik adalah, kita itu tidak sadar bahwa waktu telah berjalan sangat cepat, sampai kita tidak sadar bahwa sudah banyak yang berubah, dan kita tidak sepenuh seperti dulu. Walaupun gw juga setuju dengan kata-kata di HARI UNTUK AMANDA yang bilang, “Kita banyak berubah, tapi nyatanya tidak ada yang berubah, semuanya tetap sama”. Jadi kita ada perubahan, tapi itu hanyalah perubahan kemasan. Dalam diri sendiri? entahlah, hanya kita yang mau berubah, baru bisa benar berubah. Dan kata-kata gw sangat ribet -,-” haha.

Di tengah terombang-ambing dengan jalannya trans jakarta yang selalu tidak setabil itu, gw teringat dengan obrolan teman gw. Kenapa lo jadi fotografer gini? emang jurusan lo apa? Ok, first of all, sekarang yang lo kejar dalam dunia ini apa ya? Menurut gw ya, kalo lo kerja apapun sesuai ataupun tidak sesuai dengan background major is go ahead. Its your life, your rule. Dont really do like people side, just be you. Kalo yang lo kerjakan adalah menyenangkan atau passion lo, kenapa harus berhenti? sebaiknya itu dilakukan saja. Gw menjalanin bidang ini udah kurang lebih 2 tahun, dan gw menyukainya, dari satu mentor ke mentor yang lainnya dan dari satu klien ke klien berikutnya. Dan ditaya kenapa lo ga ambil pekerjaan IT, yah gw emang belum dapet kerjaan di bidang sana. Lagipula dalam lubuk hati yang paling dalam, ga terlalu demen juga :p . Jadi kalo emang itu passion lo, kerja dan gali terus, tapi kalo tidak lebih baik tinggalkan. Mungkin itu hanya anget-anget tai ayam aja :D .

Obrolan lain terjadi sama temen gw yang lain, dia ngambil S1 di bidang IT dan ternyata S2 di bidang pertambangan (kurang lebih) dan dia bekerja di fashion industry. Gwpun tergelitik untuk menanyakan mengapa lo ngambil major yang kayaknya asal-asalan gitu ya? haha. Dan dengan simpelnya dia menjawab, “gw udah bisa bidang itu, kenapa gw harus ngambil yang gw bisa, gw suka belajar, dan gw mempelajari dunia baru”. Its so simpel dan saya menyetujuinya. Dan berhubung ini tulisan panjang banget, dan tumbennya gw nulis sepanjang ini, jadi jangan lupa kejar passion anda, karena orang besar berangkat dari passion mereka terhadap satu hal, kalo ga percaya cek aja di google :P

ps. maap ya, udah lama ga ngoceh di blog sendiri, udah sering berbagi foto, sekarang berbagi pemikiran acak saya :D

One thought on “Pikiran acak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s