15 Tips Pemotretan Interior dan Arsitektur

Sebelumnya gw udah ngetweet tentang topik ini di twitter, dan ini mungkin versi lengkap dan bahasa dari rangkaian tweet tsb. Walaupun saya jarang dan baru memulai dengan yang namanya foto interior dan arsitektur, tapi saya mencoba membagi berbagai tips dari berbagai sumber dan pengalaman yang pernah saya lakukan :)

#1. Foto arsitektur dan interior itu lumayan sulit, tapi inti dari foto tersebut kita harus mengetahui karakteristik dari cahaya yang ada. karena interior dan arsitektur membutuhkan ambient yang nanti yang di keluarkan harus jelas.
#2. Biasanya foto arsitektur itu menggunakan cahaya matahari, berbeda dengan interior, biasanya menggunakan cahaya buatan. untuk membantu cahaya yang ada di dalam ruangan. pemakain cahaya untuk arsitektur cenderung sulit, karena objeknya besar.

#3. Kalian harus tahu yang namanya waktu emas dari matahari, yaitu pada saat matahari dan tanah tidak lebih dari 45 derajat. biasanya pada jam 6-9 pagi atau 15-18 sore.
#4. Gunakan kombinasi dari penggunaan cahaya matahari dan cahaya dari lampu. itu akan menimbulkan kombinasi yang luar biasa.
#5. Dalam foto interior, kalian bisa menggunakan tata cahaya lampu dengan pengambilan satu gambar menjadi gambar yang bagus atau menggunakan beberapa kali shoot untuk nanti digabungkan agar terlihat beberapa tempat menjadi bercahaya
#6. Jangan lupa mempelajari material yang akan kamu foto, apakah benda tersebut dengan material yang memantulkan, membiaskan atau menangkap. Biar tidak salah dalam menata lampu
#7. penggunaan komposisi dan detail sangat penting di dalam foto ini. Jangan lupa mengambungkan beberap bentuk dan jangan sampe kehilangan detail biasanya over exposure membuat detail dari benda itu akan menghilang.
#8. Jangan lupa memberikan kesan yang dramatis pada foto agar foto terebut menjual. karena foto interior dan arsitektur cenderung ke komersil. Dan untuk membuat yang dramatis bisa menggunakan multiple shoot penggabungan foto atau dengan teknik pencahayaan yang tepat
#9. Pelajari dan kenali tentang karakteristik lampu dan aksesoris yang menempel pada lampus, karena itu akan menimbulkan cahaya dan ambient yang berbeda setiap masing2nya. Jadi gunakan aksesoris yang tepat di tempat yang tepat :)
#10. Dalam penggunaan lensa, gunakan lensa yang lebar (wide lenses) tapi gunakan yang tidak distorsi. agar tidak membuat foto tidak rusak karena distorsi yang dihasilkan. Klien akan marah dengan gambar yang distorsi :p
#11. Depth of Field ( DoF) itu tidak sama dengan bokeh, dan biasakan belajar dari yang namanya DoF tersebut, agar kita bsa mendapatkan gambar perspektif dan kedalaman ruang yang bagus. Ini bisa mengubah paradigma dari kamar yang kecil menjadi besar atau luas. biasanya penggunaan bokeh pada interior dan arsitektur kurang di lakukan, karena tidak detail (baca tips nomor sebelumnya)
#12. Gunakan tripod! ini sangat membantu untuk gambar yang steady, multiple shoot dan mengurangi penggerakan. Pada malam hari ini sangat di anjurkan. karena kita membutuhkan kamera yang diam dengan shutter speed yang lambat. Atau kalo takut pada saat memencet shutter menjadi goyang, bisa gunakan remote atau control ke macbook/laptop. Penggunaan speed lambat jga bsa sangat membantu loh dalam pengambilan gambar, bisa lebih dramatis. mungkin bsa di bantu dengan filter yang menurunkan 10 stop :)
#13. Jangan tertipu dengan gambar yang ada di viewfinder atau di display, baca juga histogram agar atau exposure yang tepat atau tidak. dan cek serta koreksi kembali dengan foto yang sudah anda ambil.
#14. Eksperimenkan cara foto anda, bisa dengan menggunakan beberapa exposure atau dengan angle yang berbeda jangan terlalu kaku, coba eksperimen dengan kamera anda. Jangan takut shutter countnya abis :p
#15. Jangan takut salah dalam mencoba, dan jangan cepet puas, belajar lagi dan buat itu semakin perfect!

Mungkin sekian dari yang saya bisa bagi dari pengalaman dan pengetahuan saya tentang arsitektur dan interior. Dan ini bukan berarti saya tahu segala tentang bidang fotografi ini. Dan bukan berarti saya ahli sangat ya :p. Saya juga masih belajar kq, jadi mari belajar, dan mari majukan fotografi Indonesia, jangan pelit2 untuk sharing ya :)

@zakyakbar

ps.jangan lupa bagi2 ilmu, itu membuat ilmu tetap melekat padamu. dan jangan pelit, ntar ditutup rejekinya ma Allah loh :p

3 thoughts on “15 Tips Pemotretan Interior dan Arsitektur

  1. pagi bro,

    waaaaaaaah… saatnya saya bilang mantps! :D
    Hmmm… ternyata tiap lampu pnya karakter yah?
    info yang sangat berguna buat gw, terima kasih.
    Tapi yg mau gw tanya, bokeh tuh istilah apa yah? definisinya?

    maksih bro,

    zi

  2. Pingback: Kitchen and food inside | Zaky Akbar's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s