Doughnut Story (Cerita Donat)

Sudah menjadi hal yang sangat lazim di kampus saya, beredar mahasiswa yang membawa kotak putih yang berisi makanan donat sambil keliling areal kampus atau masuk kelas dan mereka menawarkan sebuah donat untuk keuntungan di bawah seribu rupiah untuk menambahkan dana acara yang mereka panitia-i. Salah satu mahasiswa berdonut itu adalah temen saya. Sebut saja namanya Wiwin.Wiwin mahasiswa tingkat akhir di kampus saya, menjadi panitia di sebuah event dari himpunan fakultasnya.  Pagi tadi saya kuliah bareng dengan dia, dan dia menawari donut yang dia tenteng itu dan saya menolak karena sedang krisis keuangan. Lalu kuliah pun berakhir dan saya duduk dengan wiwin untuk menunggu kuliah selanjutnya. Dan donut itu pun bercerita.

Donat : donat..donat… hayoo beli donat….

selang beberapa waktu
Calon pembeli : ga ah

beberapa waktu..
Calon pembeli lain : udah buru-buru masuk kelas

waktu…
Yang lainnya : terima kasih (sambil mengelus perut)

menit…
Lainnya : mau yang putih, tapi putihnya g ada. Itu yang saya suka

menit lagi..
Lainnya lagi : g ada duit

detik..
other : lagi g laper

dan beberapa waktu….
seseorang : maaf, terima kasih. Saya puasa (dengan senyum)

(spontan) saya dan temen saya yang duduk di sebelah saya, langusng berkata ” INI JAWABAN YANG PAS UNTUK MENOLAK DONAT!” . Ternyata selama saya duduk dan menawarkan donut saya bisa belajar bagaimana manusia berinteraksi dengan manusia lainnya di kampus saya. Dan saya menemukan pembicaraan dengan temen saya tentang, tidak adanya kedinamisan di kampus ini. Terlalu monoton dan tidak ada yang menarik. Dan pembicaraan yang menarik banyak terjadi di antara donut-donut yang saya jual. Sedang asik menikmati interaksi manusia, akhirnya dosen kelas saya selanjutnya datang. Dan saya masuk kelas untuk mendapatkan materi baru di mata kuliah ini.

ps. kita hidup untuk belajar, dan belajar tidak akan pernah selesai. selama kita hidup, kita akan terus belajar dari apa yang telah kita lewati, untuk menjadikan masa depan yang lebih baik.

Semua hal kecil bisa memberikan kita inspirasi dalam hidup kita. Bisa menjadi pengingat atau sebagai tanda untuk kehidupan beberapa detik/menit/jam/hari/minggu/bulan/tahun ke depan.Mari berbuat baik selama kita masih di berikan kehidupan.

Terakhir, jangan lupa beli donat ya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s